Jumat, 11 Januari 2013

MATKUL INOVASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA


Strategi pemecahan masalah dalam inovasi pembelajaran matematika
CIRI MASALAH
Suatu pertanyaan akan menjadi masalah hanya jika pertanyaan itu menunjukkan adanya suatu tantangan yang tidak dapat dipecahkan oleh suatu prosedur rutin yang sudah diketahui si pemecah masalah.
PROSES PEMECAHAN MASALAH
Proses mengaplikasikan pengetahuan yang sudah pernah diperoleh sebelumnya ke dalam situasi yang baru dan belum dikenal
Ø  TAHAPAN PEMECAHAN MASALAH
* Memahami masalah (understand the problem)
* Merencanakan cara/strategi penyelesaian (plan a strategy for solving problem)
* Melaksanakan strategi (execute your strategy, and revise it if necessary)
* Menafsirkan hasil/mengecek kembali (check and interpret your result)

Ø  STRATEGI PEMECAHAN MASALAH
* Mencoba
coba
* Memperagakan
* Membuat diagram
* Membuat tabel/daftar sistematis
* Menemukan pola
* Menyelesaikan masalah secara per bagian
* Memikirkan masalah lain yang serupa
* Menyelesaikan hal yang lebih sederhana
* Bergerak dari belakang
* Membuat model matematika
JENIS MASALAH
* Masalah soal cerita (word problem)
* Masalah dalam bentuk simbol (symbolic form)
* Masalah non rutin (puzzle dan logika)
* Masalah dalam dunia nyata (real world problem)
* Masalah investigasi (investigative
problem)
CARA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
* Memulai dari masalah yang sederhana
* Memberikan masalah berupa open
ended problem dan investigasi
* Menggunakan sebanyak mungkin strategi pemecahan masalah yang relevan
* Mencari kesesuaian antara kemampuan berpikir dan strategi pemecahan masalah
* Memberikan kesempatan yang cukup untuk memformulasikan dan memecahkan masalah,    kemudian mencoba untuk menyelesaikan dengan cara lain
* Menggunakan pemodelan untuk menjelaskan dan menganalisis proses berpikir
* Memberikan kesempatan untuk merefleksikan dan mengklarifikasi serta melihat kembali kemungkinan lain, mengatakan dengan bahasa sendiri dan mencoba untuk mencari strategi pemecahan masalah yang lebih baik
* Memperbolehkan untuk berekspresi dengan maksud untuk memperkuat konseptualisasi dan pengembangan dari kebiasaan berpikir kritis

Kamis, 10 Januari 2013

Motivasi


Sebatang kayu besar di tengah padang, akar tempat orang duduk, batang tempat orang bersandar, daun yang rindang tempat orang bernaung dikala hari panas dan tempat berteduh dikala hari hujan. "guru kita"

Jangan engkau melarang sesuatu perbuatan
sedang engkau sendiri melakukannya
celaan besar bagimu 
jika engkau berbuat demikian.

Jumat, 21 Oktober 2011

Penemu Matematika

Kisah Hidup Penemu Rumus Matematika

Leonhard Euler
Leonhard Euler. Foto: usna.edu
Orang jenius ini dilahirkan dengan nama Leonhard Euler. Ia lahir tahun 1707 di Basel, Swiss. Dia diterima masuk Universitas Basel tahun 1720 ketika umurnya baru 13 tahun. Woowww.. hebattt!!!
Mula-mula Euler belajar teologi (ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan beragama), tetapi tak lama ia segera pindah ke mata pelajaran matematika.
Dia peroleh gelar sarjana dari Universitas Basel umur 17 tahun! Dan saat usianya 21 tahun, Euler sudah menerima undangan Catherine I dari Rusia untuk bergabung dalam Akademi Ilmu Pengetahuan di St. Petersburg.
Di umur 23 tahun, dia menjadi guru besar fisika dan matematika , dan saat usia 26 tahun Euler ditunjuk untuk menggantikan posisi ketua matematika yang tadinya diduduki oleh seorang matematikus masyhur Daniel Bernoulli. Hebatttt kaan...!!
Sayang, 2 tahun setelah itu, penglihatan matanya hilang sebelah. Tapi ia tak patah semangat. Euler terus bekerja dan berkarya menghasilkan artikel-artikel yang brilian.

Leonhard Euler
Leonhard Euler. Foto: mocho.pt
Tahun 1741 Frederick Yang Agung dari Prusia membujuk Euler agar meninggalkan Rusia dan memintanya bergabung ke dalam Akademi Ilmu Pengetahuan di Berlin. Dia tinggal di Berlin selama dua puluh lima tahun dan kembali ke Rusia tahun 1766.
Tak lama kemudian, malang menimpanya. Kedua matanya tak bisa melihat lagi. Hebatnya, meski tak bisa melihat, Euler tetap bekerja melakukan penyelidikan dan berkarya. Euler memiliki kemampuan spektakuler dalam hal mental aritmatika.
Euler wafat pada tahun 1783 di St.Petersburg (sekarang bernama Leningrad) di usia 76 tahun. Meski begitu, Euler tetap saja terus mengeluarkan kertas kerja kelas tinggi di bidang matematika. Oya, sang penemu matematika ini sempat menikah dua kali dan punya tiga belas anak. (Kidnesia/Michael H. Hart/Seratus Tokoh Berpengaruh dalam Sejarah)